Daftar Blog Saya

Minggu, 25 April 2010

Ebet Kadarusman


“Memang baik jadi orang penting. Tapi lebih penting jadi orang baik.”


Mario Teguh


“Jangan bernegosiasi dengan penilaian buruk orang lain pada kita. Tapi perbaiki diri kita sehingga mereka menilai kita dengan baik”. Mario Teguh (Golden Ways-07 Peb 2010 di Metro TV)


Pepeng


Capung Gondrong
-Kenapa Negara kita lambangnya burung garuda?

+Karena gagah perkasa.

-Salah. Tapi karena kita merdeka pada 17 Agustus 1945. Coba kita merdeka tanggal 2 Januari 1945 (2-1-45). Pasti lambang kita capung.

+ Kok gitu?

-iya donk, 2 itu mata capung. 1 itu bentuk badannya

+ pa ada sayap capung 45?

-ada, capung gondrong. J

(diadaptasi dari Satu Jam Lebih Dekat di TV One)

Tabrak Lari

Joni, wartawan media cetak senior dengan sejuta akal demi mendapatkan berita. Hingga suatu hari yang terik terjadi tabrak lari. Banyak orang berkerumun, ingin melihat keadaan si korban yang tewas di TKP.

Joni yang tengah berada di lokasi tidak ingin kalah cepat dengan sesama juru berita. Mau ditaruh mana mukaku kalo nggak bisa motret si korban, begitu pikirnya. Tapi, orang-orang tetap berkerumun, sampai tidak ada celah sedikitpun. Dasar Joni, langsung muncul ide di kepalanya.

Aha.

“Minggir..minggir, saya keluarganya.”, teriaknya lantang.

Sontak kerumunan itu memberinya jalan, semua mata tertuju pada Joni sambil melongo.

Joni segera beraksi memotret.

Tapi tiba-tiba dia membatalkan aksinya. Mau tau kenapa, ternyata yang menjadi korban itu seekor monyet..

Dongkrak

Kristi sedang buru-buru berangkat kerja. Sesampainya di halte, dia segera melongok untuk mencegat angkutan umum. Tak lama kemudian, angkot pink jurusan tempat kerjanya berhenti tepat di depannya.

Tapi keadaan penuh sehingga dia tak dapat tempat duduk. Karena takut telat, dia tetap saja masuk. Terpaksa Kristi duduk jongkok. “Duduk di pangkuan saya saja mbak…”, tawar pria yang di depannya. Daripada capek jongkok, Kristi mengiyakan .

Di tengah perjalanan, orang itu bertanya ke Kristi.

“Kerja jadi perawat ya mbak”

Sontak dia kaget, “koq tau tho mas?”

kan mbak baunya kayak obat”

“ouw…”

Kemudian, Kristi ganti bertanya.

“Mas, kerja di bengkel mobil ya?”

“Lha kok tau”

“terasa tuch, dongkraknya mas naik turun”

Belah Dadaku



Majunya Julia Perez sebagai bakal calon wakil bupati Pacitan menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat. Sampai sebuah organisasi perempuan demonstrasi menolak pencalonan artis yang ngetop dengan lagu belah duren itu. Bahkan keluarga Presiden SBY di sana sampai angkat bicara menyayangkan pencalonan Jupe yang rencananya diduetkan dengan salah seorang kerabat SBY.

Jika Jupe benar memenuhi syarat untuk maju sebagai wakil bupati Pacitan. Dia akan menang besar, meski mendapat tantangan dari berbagai pihak. Sebab dia punya kapabilitas untuk menjadi pemimpin yang jujur. Kalo sampai nggak jujur, ato masyarakat meragukan. Jupe akan menggunakan jargon, “PILIH SAYA, PEMIMPIN YANG JUJUR, AMANAH DAN BER-HATI NURANI. KALO NGGAK PERCAYA BELAHLAH DADAKU”. Hayo,,, menarik kan? J

Demokrasi

Sentil dan Sentir tengah asyik ngrasani Indonesia. Kan nggak papa daripada nggosipin Krisdayanti. Atau ngomongin pak presiden.hehe.
Sentir : til, aparat kita gimana tho.
Sentil: nyapo neh. Rumangsaku yo udah gagah perkasa ngatasi teroris.
Sentir: bukan masalah itu, katanya aparat itu mengayomi rakyat. Kok kadang masih main anarki. Main pukul, salah-salah kita bisa ditembak. Indonesia itu Negara demokrasi lho til, bukan Negara militer. Bukan juga Negara otoriter.
Sentil: justru itu, karena kita Negara demokrasi aparat kadang main pukul dan main tembak.
Sentir: lha kok bisa?
Sentil: Iyalah, demokrasi tu gmana menurutmu?
Sentir: Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Sentil: lha makanya karena pentungan dan peluru itu belinya pakek uang rakyat maka ya dikembalikan ke rakyat berupa menthungi dan menembaki.
Sentir:?!?! 
(Terinspirasi dari guyonan acara Sentilan dan Sentilun-Metro TV)